Berkunjung ke Baitullah (4)


Masih ada waktu 20 hari sebelum waktu berhaji tiba. Selama waktu 20 hari ini, aku sempat melakukan Umrah lagi bersama teman – teman jemaah lainnya. Jika hari tidak terlalu panas, aku pergi ke Masjidil Haram dan bertawaf. Jika shalat di Masjidil Haram, tidak ada shalat Tahyataul Masjid. Shalat sunat ini digantikan dengan Tawaf, mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Di satu Tawaf, aku sempat menyentuh Ka’bah dan Makam Nabi Ibrahim. Namun, Hajar Aswad, hingga meninggalkan Tanah Suci, aku masih tidak bisa menyentuhnya.

IMG_6779

IMG_6783

IMG_6853

IMG-20111108-00066

IMG-20111108-00071Masjidil Haram

Di beberapa waktu luang, Pak Yusuf membawa kami berjalan – jalan mengelilingi kota Mekah.  Tak jauh dari Masjidil Haram, terdapat sumber air paling suci, air zam – zam. Banyak sekali orang – orang berkerumun mengambil air dari sana dan air itu tidak pernah habis. Tak jauh dari sana, sebuah rumah berdiri, dipercaya sebagai rumah Nabi Muhammad. Aku mengambil kesempatan ini untuk memotret. Namun, sayang, sama seperti Mesjid Nabawi, kamera juga tidak diperbolehkan untuk dibawa masuk ke Masjidil Haram. Penjagaannya benar – benar extra. Aku harus menyelipkan kamera di sela – sela pakaian, demi mengabadikan momen tersebut.

Di waktu senggang lain, kami berjalan – jalan menggunakan bus. Kami mengunjungi bukit Tsur dan Gua Hira, dari kejauhn saja. Ke sebuah reruntuhan yang dipercayai sebagai rumah Halimah Tussa’diah, ibu susu Rasulullah dan peternakan Unta. Disini, jika berminat, jemaah bisa membeli susu unta. Di kesempatan ini, kami melewati Mina dan Musdalifa, dimana, di luar musim haji, sepi sekali. Tak ada satupun manusia ada di sana. Jabbal Rahmah, tempat di mana Adam dan Hawa bertemu, juga kami kunjungi. Disini, banyak sekali orang – orang berdo’a meminta joddoh. Bahkan sampai menulis permintaan mereka di batu – batu yang ada di sana. Menurut Pak Ustad, dan saya setuju dengan Beliau, meminta jodoh di Jabbal Rahmah sama sekali tidak ada dalilnya. Apalagi sampai menuliskan permintaan di bebatuan (agak merusak pemandangan) dan melemparkan kertas – kertas berisi doa, membuat sampah – sampah bertebaran).

IMG_6839Rumah Nabi Muhammad SAW

IMG_6921Bersama Bu Dalina di Bukit Tsur

IMG_0555Bersama Bu Kalsum

camel farms

camel farms 2

IMG-20111020-00050

IMG-20111020-00053

IMG-20111020-00057

IMG-20111020-00059

Aku di peternakan unta

IMG_6972

IMG_0557

Di Jabbal Rahmah

IMG-20111020-00027

IMG-20111020-00028Reruntuhan rumah keluarga Halimah Tussa’diah

IMG_6899Kota Mekah

IMG_7118

IMG_7126

IMG_7386

Pemandangan kota Mekah dari jendela kamar hotelku

Selama di Mekah, makhtab tidak bertanggung jawab untuk makan para jemaah. Disini, kita bisa menggunakan uang saku yang diberikan ketika masih di Indonesia. Jangan khawatir dengan makanan. Banyak makanan Indonesia dengan harga yang terjangkau.

Mendekati hari pelaksanaan Haji, keamanan di sekitar Mekkah semakin diperketat. Orang – orang tidak diperbolehkan memasuki  Mekkah, meskipun mereka tinggal di Saudi Arabia sekalipun. Di perbatasan  tanah Haram, petugas akan memeriksa apakah orang – orang tersebut adalah peserta haji atau bukan. Tiga hari sebelum haji, Pak Yusuf membawa kami ke Jeddah, menikmati senja dan keindahan laut Merah di Jeddah. Disini, kami sempat berbelanja di Toko Ali Murah. Pengunjungnya, 99 persen orang Indonesia.

IMG_7321

IMG_7277

IMG_7232Di Laut Merah, Jeddah

Di musim Haji, berada di Mekkah, Medina maupun Jeddah, tidak berasa di luar negeri. Kemana kaki melangkah dan mata melangkah, saudara-saudara sebangsa ada di sana. Dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia menempati kloter paling tinggi untuk seluruh jemaah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s